Langsung ke konten utama

Selamatkan bumi dengan 3R (Reuse, Reduce, and Recycle)

Saat ini 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) masih menjadi cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah dengan berbagai permasalahannya. 3R terdiri atas reuse, reduce, dan recycleReuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

Dalam rangka menyelamatkan bumi dari sampah plastik, tim Kukerta ini memanfaatkan barang bekas yaitu botol bekas menjadi pot sebagai media tanam. Sebelum memulai pemanfaatan barang bekas ini, tim kukerta ini sudah mendiskusikan tentang apa yang akan dibuat dan akan membuat modulnya, sehingga orang lain dapat mengetahui proses pembuatannya.

Secara sederhananya tahapan untuk pembuatan pot, dimulai dengan pengumpulan botol bekas sebanyak-banyaknya, kemudian dibersihkan dan dilakukan pengelompokan botol berdasarkan ukuran dari yang kecil, sedang dan besar. Agar menarik, berilah cat pada botol dengan warna yang diinginkan. Kemudian beri lubang dibotol untuk tempat tali disisi kiri dan kanannya, dan jangan lupa untuk membuat lubang tempat keluarnya air dibagian bawah botol. Kini botol bekas siap digunakan menjadi pot.

Proses pemanfaatan barang bekas ini membutuhkan waktu yang cukup Panjang, untuk mengumpulakn botol membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu, dan kurang lebih 1 minggu untuk pemotongan botol, pengecatan, hingga pengisian tanah dan bunga. Dalam proses pembuatan ini sangat dibutuhkan kerja tim agar mendapatkan hasil yang maksimal.

 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Apotek Hidup Melalui Cerita Dongeng Edukasi “Kisah Pohon Jambu yang Angkuh”

          Dongeng adalah cerita sederhana yang tidak benar-benar terjadi, misalnya kejadian- kejadian aneh di jaman dahulu. Dongeng berfungsi menyampaikan ajaran moral dan juga menghibur. Tim kukerta integrasi di SDN 135 Pekanbaru Kelurahan Melebung telah menyelesaikan pembuatan taman Apotek Hidup. Untuk memudahkan dalam memahami apotek hidup kami membuat sebuah cerita dongeng yang berjudul “Kisah Pohon Jambu yang Angkuh”. Cerita dongeng ini tidak hanya menyampaikan pesan moral dalam kehidupan. Akan tetapi, cerita dongeng ini menyampaikan nilai edukasi tentang manfaat dari tanaman apotek  hidup.Dongeng ini menceritakan disebuah sekolah memiliki taman apotek hidup yang didalamnya ada beraneka tanaman, salah satunya ada Pohon Jambu. Pohon jambu memiliki sifat yang angkuh karena merasa pohon yang paling bermanfaat untuk semua orang. Padahal masih ada tumbuhan lain yang juga bermanfaat untuk semua orang. Hingga suatu hari Pohon Jambu diserang oleh Ulat Bu...

JINGLE LAGU APOTIK HIDUP: PENARIK ANAK CINTAI TANAMAN OBAT

 Sebagai luaran dari kegiatan yang sudah dilakukan, tim Kukerta Terintegrasi Abdimas melakukan pembuatan jingle lagu yang berjudul “Apotek Hidup”. Didalam jingle lagu ini menceritakan tentang berbagai jenis tanaman obat keluarga yang ditanam dilingkungan sekolah sehat, dan termasuk didalamnya jenis empon-empon yg dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imunitas tubuh sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit, dalam hal ini juga dikaitkan dengan kondisi saat ini yang tengah berada di masa pandemi covid 19, tentunya sistem imunitas yang kuat sangat diperlukan agar kondisi tubuh tetap sehat dan terhindar dari bakteri ataupun virus. Berikut Official video lyrics Apotik Hidup : Adanya jingle lagu ini diharapkan dapat membantu menarik perhatian anak-anak dilingkungan sekolah untuk bisa mengetahui manfaat dari sebagian tanaman apotik hidup yang telah ditanam disekolah tidak hanya melalui pelatihan atau pengajaran saja, tetapi juga dengan menggunakan cara yang lebih asyik yaitu bernyanyi...

Perkenalan tim

Assalamu’alaikum Warahmatulillahi Wabarakatuh Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Salah satu peran mahasiswa sebagai Agent Of Change (Generasi Perubahan), untuk melakukan perubahan itu dibutuhkan aksi/tindakan bukan sekedar wacana. Universitas Riau salah satu perguruan tinggi terbaik di Riau mewajibkan mahasiswa dan dosen melakukan pengabdian untuk melakukan perubahan yang membangun melalui matakuliah Kuliah Kerja Nyata (Kukerta). Kami mahasiswa Universitas Riau siap untuk melakukan pengabdian melalui Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Terintegrasi Abdimas di SDN 135 Pekanbaru, Kelurahan melebung Kecamatan Tenayan Raya. 1 tim yang beranggotakan 10 orang yaitu Dengan dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ibu Fifia