Langsung ke konten utama

Memanfaatkan Ban Bekas menjadi Tempat Duduk

Dalam pembuatan taman apotek hidup, tim kukerta memberikan tempat duduk didalamnya dengan tujuan menikmati taman dari dekat. Tidak hanya itu, dengan duduk di sekitar taman apotek hidup siswa/I SDN 135 Pekanbaru juga dapat menikmati udara segar dan sinar matahari pagi yang sehat untuk kulit.

Proses pembuatan tempat duduk dari ban bekas ini memerlukan beberapa tahapan. Dimulai dari pengumpulan ban bekas, pengecatan, hingga pemasangan ban menjadi tempat duduk. Tim kukerta ini berhasil mendapatkan 5 buah ban bekas. Kemudian agar menambah daya Tarik, ban bekas tersebut diberi cat sesuai yang diinginkan, dibutuhkan waktu kurang lebih 2 hari untuk menyelesaikan tahap ini. Setelah cat pada ban kering, tanah pada posisi tempat duduk digali sedalam setengah ban, kemudian ban dimasukkan ke dalamnya dan ditutup kembali dengan tanah serta dipadatkan agar ban tersebut kokoh. Begitu pun dengan ban yang lainnya. Kini ban telah menjadi tempat duduk yang sangat menarik ditengah taman apotek hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Apotek Hidup Melalui Cerita Dongeng Edukasi “Kisah Pohon Jambu yang Angkuh”

          Dongeng adalah cerita sederhana yang tidak benar-benar terjadi, misalnya kejadian- kejadian aneh di jaman dahulu. Dongeng berfungsi menyampaikan ajaran moral dan juga menghibur. Tim kukerta integrasi di SDN 135 Pekanbaru Kelurahan Melebung telah menyelesaikan pembuatan taman Apotek Hidup. Untuk memudahkan dalam memahami apotek hidup kami membuat sebuah cerita dongeng yang berjudul “Kisah Pohon Jambu yang Angkuh”. Cerita dongeng ini tidak hanya menyampaikan pesan moral dalam kehidupan. Akan tetapi, cerita dongeng ini menyampaikan nilai edukasi tentang manfaat dari tanaman apotek  hidup.Dongeng ini menceritakan disebuah sekolah memiliki taman apotek hidup yang didalamnya ada beraneka tanaman, salah satunya ada Pohon Jambu. Pohon jambu memiliki sifat yang angkuh karena merasa pohon yang paling bermanfaat untuk semua orang. Padahal masih ada tumbuhan lain yang juga bermanfaat untuk semua orang. Hingga suatu hari Pohon Jambu diserang oleh Ulat Bu...

JINGLE LAGU APOTIK HIDUP: PENARIK ANAK CINTAI TANAMAN OBAT

 Sebagai luaran dari kegiatan yang sudah dilakukan, tim Kukerta Terintegrasi Abdimas melakukan pembuatan jingle lagu yang berjudul “Apotek Hidup”. Didalam jingle lagu ini menceritakan tentang berbagai jenis tanaman obat keluarga yang ditanam dilingkungan sekolah sehat, dan termasuk didalamnya jenis empon-empon yg dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imunitas tubuh sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit, dalam hal ini juga dikaitkan dengan kondisi saat ini yang tengah berada di masa pandemi covid 19, tentunya sistem imunitas yang kuat sangat diperlukan agar kondisi tubuh tetap sehat dan terhindar dari bakteri ataupun virus. Berikut Official video lyrics Apotik Hidup : Adanya jingle lagu ini diharapkan dapat membantu menarik perhatian anak-anak dilingkungan sekolah untuk bisa mengetahui manfaat dari sebagian tanaman apotik hidup yang telah ditanam disekolah tidak hanya melalui pelatihan atau pengajaran saja, tetapi juga dengan menggunakan cara yang lebih asyik yaitu bernyanyi...

Perkenalan tim

Assalamu’alaikum Warahmatulillahi Wabarakatuh Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Salah satu peran mahasiswa sebagai Agent Of Change (Generasi Perubahan), untuk melakukan perubahan itu dibutuhkan aksi/tindakan bukan sekedar wacana. Universitas Riau salah satu perguruan tinggi terbaik di Riau mewajibkan mahasiswa dan dosen melakukan pengabdian untuk melakukan perubahan yang membangun melalui matakuliah Kuliah Kerja Nyata (Kukerta). Kami mahasiswa Universitas Riau siap untuk melakukan pengabdian melalui Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Terintegrasi Abdimas di SDN 135 Pekanbaru, Kelurahan melebung Kecamatan Tenayan Raya. 1 tim yang beranggotakan 10 orang yaitu Dengan dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ibu Fifia